SOUSENKYO JKT48

 


Sousenkyo JKT48, atau "Pemilihan Member Single," adalah acara tahunan di mana para penggemar memilih anggota favorit mereka untuk menjadi bagian dari Senbatsu, yaitu anggota yang akan tampil dalam single utama grup. Konsep ini diadaptasi dari AKB48 di Jepang dan menjadi salah satu acara paling dinanti oleh penggemar JKT48.


Berikut beberapa poin penting tentang Sousenkyo JKT48:


1. Mekanisme Pemilihan: Pemilihan dilakukan melalui sistem voting, di mana penggemar bisa mendapatkan suara dengan cara membeli CD single terbaru yang biasanya berisi kode voting, atau melalui aplikasi mobile. Setiap penggemar dapat memberikan suara mereka kepada anggota JKT48 yang mereka dukung. Semakin banyak suara yang didapatkan oleh seorang anggota, semakin besar peluangnya untuk masuk dalam Senbatsu.


2. Pengaruh pada Karier Member: Hasil Sousenkyo sangat penting bagi karier anggota JKT48. Anggota yang mendapatkan peringkat tinggi tidak hanya tampil di single utama, tetapi juga seringkali menjadi sorotan utama dalam promosi, iklan, dan acara-acara besar lainnya. Posisi dalam Sousenkyo juga dapat mempengaruhi popularitas dan kesempatan anggota untuk menjadi center atau memimpin lagu utama.


3. Dinamika dan Emosi: Sousenkyo JKT48 dikenal dengan emosi yang kuat baik dari anggota maupun penggemar. Momen pengumuman hasil pemilihan biasanya penuh dengan ketegangan dan emosi karena ini adalah puncak dari upaya anggota untuk mendapatkan dukungan penggemar. Ada momen kebahagiaan bagi mereka yang terpilih, dan kadang juga momen kesedihan bagi mereka yang tidak masuk dalam Senbatsu. 

Deretan Member JKT48 yang Pernah Mendapat Peringkat 1 Sousenkyo:

1. Melody Nurramdhani Laksani - Generasi 1 JKT48


Melody Nurramdhani Laksani menjadi salah satu legenda di JKT48. Dedikasinya selama 6 tahun lebih di JKT48 benar-benar membuat grup ini dikenal oleh banyak orang. Melody bergabung dengan JKT48 karena adiknya, Frieska Laksani, yang lebih dulu mendapat tawaran untuk mengikuti audisi JKT48. Keduanya akhirnya mengikuti audisi generasi 1 dan diperkenalkan ke publik pada 2 November 2011.Popularitas Melody membuatnya berhasil menjadi ratu sousenkyo yang pertama kali dilaksanakan JKT48 pada tahun 2014. Melody berhasil menduduki posisi 1 sousenkyo dengan jumlah perolehan suara sebanyak 14.541. Dengan perolehan suara tersebut, Melody menjadi center dari single ke-6 JKT48 berjudul Gingham Check.

2. Jessica Veranda - Generasi 1 JKT48

Jessica Veranda merupakan eks member generasi 1 JKT48 yang dikenal pendiam dan lemah lembut. Karena keunikannya ini, Veranda menjadi salah satu member yang sangat populer di kalangan fans. Veranda mencetak sejarah sebagai member 48 group pertama yang berhasil memenangkan sousenkyo 2 kali berturut-turut.Sousenkyo kedua JKT48 yang dilaksanakan pada tahun 2015 menjadi momen pertama kali Veranda menduduki posisi pertama dengan total perolehan suara sebanyak 22.404. Melalui sousenkyo ini, Veranda menjadi center dari single Refrain Penuh Harapan. Pada sousenkyo berikutnya, Veranda masih mempertahankan posisinya dengan jumlah voting yang semakin tinggi, yaitu sebanyak 42.005 suara. Veranda kemudian menjadi center dari single Hanya Lihat Ke Depan.

3. Cindy Yuvia - Generasi 2 JKT48
Sejak awal kemunculannya sebagai anggota generasi 2, Cindy Yuvia atau Yupi memang sudah mencuri perhatian banyak penggemar. Pesona imutnya yang tak luntur hingga saat ini dan kelincahannya ketika menari membuatnya menjadi center trainee generasi 2 sejak 2012 hingga 2013 dan center Team KIII sejak 2013 hingga 2018. Setelah itu, Yupi lanjut menjadi center Team J hingga kelulusannya di tahun 2019.Yupi berhasil memenangkan sousenkyo tahun 2018 dengan total suara sebanyak 68.031. Melalui sousenkyo ini, Yupi menjadi center dari single High Tension. Tak lama sejak single ini dirilis, Yupi akhirnya memutuskan untuk lulus dari JKT48 karena ingin menggapai mimpi yang baru. Yupi benar-benar menjadi center sejak awal hingga akhir perjalannya di JKT48.


4. Shani Indira Natio - Generasi 3 JKT48


Shani merupakan member JKT48 generasi 3 yang baru saja mengumumkan kelulusannya pada 2 Juli 2023 lalu. Konser kelulusannya akan digelar pada April 2024 dan membuatnya tidak dapat mengikuti sousenkyo lagi tahun ini. Sebelumnya, Shani sudah 2 kali memenangkan sousenkyo meskipun tidak di tahun yang beruntun.Tahun 2017 menjadi momen pertama Shani memenangkan sousenkyo dengan total suara sebanyak 47.717. Shani kemudian menjadi center dari lagu Indahnya Senyum Manismu dengan melakukan syuting MV di Jepang. Sousenkyo kedua yang dimenangkan Shani adalah sousenkyo single original pertama JKT48, Rapsodi, dengan perolehan total 72.707 suara.

Sousenkyo tahun ini akan sangat menarik karena para ratu sousenkyo sebelumnya sudah tidak ada. Oleh karena itu, tentu akan ada wajah baru yang akan menjadi ratu sousenkyo kali ini. Apakah kamu sudah siap mendukung oshimu di sousenkyo 2024?

Sousenkyo JKT48 bukan hanya sebuah ajang pemilihan, tetapi juga menjadi cerminan hubungan antara anggota dan penggemar, serta dinamika yang membuat JKT48 terus berkembang dari waktu ke waktu.

Komentar

Postingan Populer